"... bahkan ketika kita beli sendal jepit pun ada baiknya kita
konsultasi dulu dengan Allah." ucap senior saya di ROHIS kampus saat
itu. "Wah bang kalu setiap mau beli sendal kita shalat istikhoroh dulu
ribet dunk." teman saya nyeletuk. Senior yang wajahnya bersih bersinar
itu tersenyum." Tidak harus shalat istikhoroh cukup baca bismilallah
trus minta ijin Allah - ya Allah saat ini hamba akan beli sendal jepit,
mohon ijin mu ya Allah bahwa sendal ini baik untuk ku, untuk agamaku
dan untuk orang orang disekitar ku. karena engkau lah yang maha tahu."
Ucapan indah itu membuat saya termenung.
Saya jadi berpikir yang bisa kita lihat sangat terbatas,
yang bisa kita dengar hanya sedikit, kita bisa merasa hanya yang kita
sentuh, untuk masa depan ... kita hanya bisa menduga duga. Saya jadi
takut keputusan saya, keinginan saya, pendapat saya selama ini hanya
dipengaruhin nafsu, rasa takut, ego, serta ilmu saya yang cetek. Saya
melupakan yang maha tahu, yang maha penyayang, yang mengabulkan segala
doa. Bahkan untuk hal besar dalam hidup saya seperti pekerjaan, calon
pendamping hidup, saya kadang lupa bertanya pada Allah.
Teman
saya pernah bilang "Ar, gw sih tau kalu pengen dapet jodoh terbaik kita
harus tanya ke Allah, tapi gw takut jawaban Allah berbeda sama yang gw
pengen. Gimana dong, gw udah nyetrum banget sama gebetan gw yang
sekarang". Atau "gini, gw tetep shalat istikharah tapi gw pura pura aja
kalo gw nggak dapet petunjuk apa apa, apapun petunjuknya gw tetep
milih gebetan gw, bener nggak, ar. " saat itu saya melotot." Lu niatnya
aja mau nipu Allah gimana hasil nya bakal berkah." Ucapan saya sangat
tegas, tetapi apa yang saya lakukan akhir akhir ini seperti mengamini
ucapan teman saya itu.
Pikiran saya melayang ketika berdebat
soal apakah indonesia harus menjadi negara islam atau tidak. Jawaban
saya sepertinya sama dengan anda Tidak, tidak, tidak, tidak. Indonesia
adalah nagara plural, multi budaya, multi agama, multi etnis, bla bla
bla, nggak mungkin lah kita egois memaksakan idealisme kita bla bla
bla.
Senior saya yang super baik itu tersenyum." Ar kamu percaya
nggak kalau alquran itu benar, dan diciptakan oleh Allah yang maha
tahu?"
"Percaya lah gila"
"Percaya ngga kalau alquran dan hadist itu mengatur semua aspek kehidupan manusia, termasuk pemerintahan."
"Iya, gw memang baca dan ada aturan aturan itu."
"Percaya nggak kalu islam merupakan rahmatanlil alamin, rahmat bagi alam semesta, bukan hanya untuk orang islam doang."
"Iya saya yakin untuk hal tersebut."
"Pernah baca sejarah kan, kalau pada jaman nabi muhamad pun, bukan hanya ada umat islam."
"Dari
sejarah yang saya baca memang saat itu ada kaum muslimin, kaum kafir
dan kamu munafiqin. Semua bisa hidup dengan damai. Ini disebabkan karena
islam sangat mencintai perdamaian, bahkan nabi muhamad pernah berkata
‘Barangsiapa menyakiti orang zhimmi (ahlu zhimmah) maka aku akan
menjadi seterunya. Dan siapa yang aku menjadi seterunya dia pasti kalah
di hari kiamat. Beliau juga memperingatkan, ‘Barangsiapa yang
menyakiti orang dzimmi, dia telah menyakiti diriku dan barangsiapa
menyakiti diriku berarti dia menyakiti Allah." (catatan = ahlu zhimmah
adalah orang non muslim yang berada ditengah kaum muslim)
Mendenger
penjelasan saya yang panjang, senior saya itu terdiam, menepuk pundak
saya lalu berkata." Coba antum renungin lagi apa yang antum yakini."
Saya bengong. Saya malu. Saya merasa memiliki dua kepribadian yang berbeda.
Tulisan
ini sama sekali tidak membahas tentang apakah negara kita harus
menerapkan syariah atau tidak. Tulisan ini mudah mudahan jadi teguran
untuk kita tentang keyakinan kita. Kita tahu Allah maha tahu tapi toh
kita jarang bertanya pada nya, kita yakin Allah maha kuasa tapi kita
tidak pernah meminta ijin nya, kita tahu Allah maha pencipta, tapi kita
tidak mengikuti petunjuknya. kita tahu Allahmaha pengampun tapi kita
tidak pernah bertobat, kita tahu Allah maha pemurah tapi kita jarang
meminta, kita tahu Allah maha agung tapi kita sering berburuk sangka
ketika doa kita tidak dikabulkan.
Komentar teman saya." Ar gw
pernah berdoa untuk bisa menikah dengan orang yang gw sayang, gw percaya
Allah maha pengasih, pengabul doa, tapi kenapa doa gw nggak dikabulin
sehingga lamaran gw ditolak?"
Saya bertanya apakah dia pernah mendapat masukan tentang pilihannya
Jawab teman saya." Iya sih temen temen gw, dan keluarga memang nggak setuju dengan pilihan gw itu."
Kalo
saya ilustrasikan kita seperti anak kecil yang ingin main solder
listrik. Kalau keinginan kita tidak di kabulkan untuk kebaikan kita,
kita marah dan menganggap Allah tidak ada. Tetapi saat permintaan kita
dikabulkan untuk menguji atau menegur kita, lalu tangan kita terbakar
oleh solder tadi, kita menangis dan menganggap Allah tidak penolong.
Saat diberi penjelasan mengenai bahaya solder listrik kita toh seperti
teman saya yang diberi masukan oleh rekan rekannya, tidak mau tahu.
Mudah mudahan kita tidak termasuk orang yang karena kebodohan kita menyalahkan Allah. amien
semoga tulisan ini bermanfaat.
Lihat Sumber : http://www.kabarislam.com/artikel-motivasi/lapor-ya-allah
Senin, 08 Juli 2013
Jumat, 10 Mei 2013
Malu
Allah SWT. telah menganugrahkan sifat malu pada manusia
selama sifat itu masih melekat pada diri seseorang maka selamatlah ia
Tapi jika sifat malu itu sudah tidak ada maka kehancuranlah yang didaptkan.
selama sifat itu masih melekat pada diri seseorang maka selamatlah ia
Tapi jika sifat malu itu sudah tidak ada maka kehancuranlah yang didaptkan.
Minggu, 14 April 2013
Kata Mutiara
999 Kata Nasihat Mutiara Bijak
TERPOPULER !! ,, mari simak yuk..!
Semakin Anda memahami lebih banyak
tentang dunia di sekitar Anda, semakin bergairah dan penasaran terhadap
kenyataan hidup dalam hidup Anda.
Gairah adalah salah satu elemen pokok yang meringankan upaya dan mengubah kegiatan-kegiatan yang biasa-biasa saja menjadi suatu pekerjaan yang dapat dinikmati.
Semakin besar “Mengapa” Anda akan semakin besar energi yang mendorong Anda untuk meraih sukses.
Mimpi tidak hanya membantu Anda berhadapan dengan kegagalan, tetapi mereka juga memotivasi Anda secara konstan.
Mimpi masa kini adalah kenyataan hari esok.
Anda bisa, jika Anda berpikir bisa, selama akal mengatakan bisa. Batasan apakah sesuatu masuk akal atau tidak, kita lihat saja orang lain, jika orang lain telah melakukannya atau telah mencapai impiannya, maka impian tersebut adalah masuk akal.
Menuliskan tujuan akan sangat membantu dalam menjaga alasan melakukan sesuatu.
Apakah kita bisa untuk mengemban misi kita? Insya Allah kita bisa, karena Allah Mahatahu, Allah tahu sampai dimana potensi dan kemampuan kita. Jika kita tidak merasa mampu berarti kita belum benar-benar mengoptimalkan potensi kita.
Jika target obsesi itu baik, maka memiliki obsesi bukan hanya baik, tetapi harus. Karena motivasi dari sebuah obsesi sangat kuat.
Untuk menjadi sukses, Anda harus memutuskan dengan tepat apa yang Anda inginkan, tuliskan dan kemudian buatlah sebuah rencana untuk mencapainya.
Bisakah kita meraih sukses yang lebih besar lagi?
Merumuskan Visi dan Misi adalah salah satu bentuk dalam mengambil keputusan, bahkan pengambilan keputusan yang cukup fundamental. Visi dan Misi Anda akan menjiwai segala
gerak dan tindakan di masa datang.
Jangan takut dengan gagalnya meraih visi, kegagalan meraih visi sebenarnya bukan suatu kegagalan, tetapi merupakan keberhasilan yang Anda tempuh meski tidak sepenuhnya.
Visi itulah yang akan menuntun perjalanan hidup Anda.
Menciptakan kebiasaan baru adalah salah satu dari kunci sukses. Jika anda ingin sukses Anda harus mulai menciptakan kebiasaan-kebiasaan yang akan membawa Anda kepada kesuksesan.
Jika Anda ingin menang— dalam bisnis, karir, pendidikan, olah raga, dsb— maka Anda harus memiliki kebiasaan-kebiasaan seorang pemenang pula.
Jika Anda ingin suatu kehidupan yang berbeda, buatlah keputusan yang berbeda juga.
Tengoklah kembali perjalanan Anda saat ini, akan menuju kemana? Apakah ke arah yang lebih baik, atau ke arah yang lebih buruk, atau tetap saja seperti saat ini? Tetapkanlah sebuah putusan dan jalanilah menuju konsekuensinya.
Potensial pilihan Anda begitu melimpah, keputusan Anda dapat saja merubah hidup Anda secara dramatis dalam waktu singkat.
Hanya satu motivasi yang ada, yaitu Allah. Adapun motivasi lainnya harus dalam rangka “karena dan/atau untuk” Allah.
Cinta terbesar dan cinta hakiki bagi orang yang beriman ialah cinta kepada Allah. Sehingga cinta kepada Allah-lah yang seharusnya menjadi motivator terbesar dan tidak terbatas.
Sukses yang sudah Anda alami di masa lalu akan membantu untuk memotivasi Anda di masa yang akan datang.
Jika Allah yang menjadi tujuan, kenapa harus dikalahkan oleh rintangan-rintangan yang kecil di hadapan Allah? Jika mencari nafkah merupakan ibadah, semakin kerja keras kita, insya Allah semakin besar pahala yang akan diberikan oleh Allah. Jika nafkah yang didapat merupakan bekal untuk beribadah, maka semakin banyak nafkah yang didapat, semakin banyak ibadah yang bisa dilakukan.
Uang + Ahklaqul Karimah akan menjadi modal yang sangat berharga baik untuk Anda sendiri, maupun untuk kemajuan Umat Islam. Kejarlah keduanya.
Jika niat sudah terpancang karena Allah, tidak akan ada halangan yang bisa menghentikan seseorang melakukan sesuatu. Niat karena Allah ialah motivator yang utama dan seharusnya menjadi satu-satunya motivator kita.
Jangan sampai kita terlena untuk memenuhi kekayaan duniawi yang sifatnya hanya sementara saja, hingga kita lupa akan tugas kita yang sesungguhnya di dunia ini yaitu mengumpulkan perbekalan untuk menuju kampung akhirat yang kekal. Jadi perkayalah diri Anda baik dengan materi maupun dengan ruhani, dan bagikan kekayaan tersebut kepada orang-orang yang ada disekitar Anda, terutama yang lebih membutuhkan.
Ada peluang dan ancaman dibalik harta yang kita miliki.
Tindakan kita akan mengacu kepada apa yang ada dalam pikiran kita.
Jangan terpaku dengan asumsi dan persepsi sendiri, karena bisa salah. Cobalah mulai membuka pikiran Anda terhadap pikiran orang lain, tentu saja dengan filter nilai-nilai yang Anda anut.
Seperti perkelahian orang yang kecil dengan orang yang besar, jika mengadu tenaga atau kekuatan tentu saja si kecil akan kalah, tetapi dengan kecerdikan, si besar bisa dikalahkan.
Sudahkah Anda melihat dan meneliti apa yang sudah Anda lakukan dan membuat rencana ke depan agar lebih baik?
Proyek besar tidak bisa diselesaikan sekaligus, tetapi harus dibagi-bagi kebagian yang kecil dan dapat dikendalikan.
Anda hanya memerlukan rencana yang sederhana dan tetap sederhana, yang penting Anda konsisten menjalankannya.
Dua hal yang perlu Anda ketahui sebelum memulai bisnis, pertama ketahuilah bahwa bisnis itu tidak mudah, kedua bekali diri Anda dengan sikap dan keterampilan yang memadai. Tetapi yakinlah bahwa Anda bisa.
Rencana adalah jembatan menuju mimpimu, jika tidak membuat rencana berarti tidak memiliki pijakan langkahmu menuju apa yang kamu cita-citakan.
Putuskan apa yang Anda inginkan, kemudian tulislah sebuah rencana, maka Anda akan menemukan kehidupan yang lebih mudah dibanding dengan sebelumnya.
Rencana memberikan arah langkah Anda.
Kunci pengelolaan waktu yang efektif: mengeset prioritas dan konsentrasi pada satu pekerjaan pada satu waktu.
Untuk mencapai puncak, Anda harus melalui anak tangga dan terus menerus naik, maka Anda akan mencapai puncak yang Anda inginkan.
Jika sukses merupakan akibat, tentu saja ada sebabnya. Jadi langkah pertama jika Anda ingin sukses ialah dengan mengetahui terlebih dahulu sebab-sebab yang membuat orang lain sukses.
Apa yang membedakan Anda dengan orang lain yang sukses? Jawabannya karena Anda tidak mengerjakan apa yang orang sukses kerjakan.
Segala sesuatu yang kita kejar selalu menuntut bayaran. Hal yang paling umum yang diperlukan saat mengejar cita-cita ialah mengganggu zona nyaman.
Suatu saat mungkin Anda merasa dunia ini bau terasi, kemana pun Anda pergi bau terasi selalu tercium. Sebelum Anda memutuskan bahwa dunia ini penuh dengan terasi, periksalah diri Anda mungkin ada terasi pada kumis atau pakaian Anda.
Untuk mengubah sikap, ternyata tergantung pada diri Anda sendiri.
Menghilangkan sifat dengki pada diri kita akan membantu kita menuju kesuksesan baik dunia maupun akhirat.
Dengan disiplin bukan saja kita tidak mendapatkan sangsi, tetapi dengan disiplin kita akan meraih sukses, terhindar (insya Allah) dari kecelakaan, dan disiplin juga adalah ibadah.
Bermimpilah, buatlah tujuan dari mimpi Anda, buatlah rencana, lakukan rencana, dan capailah mimpi Anda.
Mungkin saja di tempat lain rezeki Anda sudah menunggu.
Jika Anda mempunyai misi mulia, jangan takut untuk gagal, bukan hasil yang akan dinilai, tetapi usaha Anda untuk mencapainya.
Jika kegagalan menghampiri Anda bukan berarti Anda harus menyerah, tetapi cari jalan lain, kemudian kerjakan lagi. Sekali lagi, jangan cepat menyerah.
Menyerah adalah salah satu cara untuk gagal.
Jangan lupakan kegagalan, tetapi ambilah hikmahnya.
Lupakan kekecewaan, karena harapan dimasa depan masih terbentang luas dan begitu cerah.
Jika sudah tidak ada harapan, cobalah jalan yang lain. Masih banyak jalan lain yang bisa membawa Anda menuju kesuksesan.
Anda telah mendapatkan sesuatu yang berharga pada kegagalan sebelumnya, sehingga kini Anda telah lebih bijaksana, lebih berpengalaman, dan lebih terampil.
Diantara ribuan peluang dan kesempatan, di sana ada kesuksesan, namun dikelilingi dengan kegagalan. Ambil kesempatan dan peluang tersebut, biarkan Anda gagal dalam proses menemukan kesuksesan tersebut.
Setiap kegagalan yang Anda buat adalah anak tangga Anda menuju puncak, yaitu sukses. Setiap kegagalan yang Anda temukan, memberikan arah yang jelas menuju sukses.
Kegagalan:
* dapat memberikan kekuatan
* ladang mendapatkan pahala
* dapat menggali potensi Anda
* mengembangkan kreatifitas Anda.
Apabila apa yang sudah Anda rencanakan dan Anda mimpikan tidak terwujud dengan sukses, maka langkah yang paling baik Anda ambil adalah bertawakal pada Allah SWT
Jadi, berharaplah banyak, tetapi jangan kecewa jika gagal.
Kecewa atau tidak, semua tergantung Anda, tergantung bagaimana Anda menyikapi kegagalan. Berharap sedikit hanya akan menghambat Anda mengoptimalkan potensi Anda.
Lebih banyak Anda mencoba, akan mendekatkan Anda kepada sukses, meskipun Anda akan mengalami banyak kegagalan.
Namun cuma itulah yang kita diperlukan, karena kita sering tidak tahu mana yang akan berhasil.
Kebahagian yang didapatkan oleh orang yang menghindari kekecewaan adalah kebahagian yang semu, dia bukan bahagia tetapi hanya tidak kecewa saja.
Banyak perusahaan yang dimulai dengan modal besar bangkrut, sebaliknya bisnis dengan modal kecil banyak yang berhasil. Jadi bukan uang yang menentukan keberhasilan Anda!
Ubahlah sudut pandang Anda terhadap kegagalan, maka Anda tidak akan kecewa terhadap kegagalan yang Anda alami, setidaknya kekecewaan Anda akan sedikit atau sementara saja.
Allah SWT mungkin memberikan ujian berupa kegagalan dan kehilangan kepada kita untuk mengajarkan hikmah kepada kita.
Mungkin, kegagalan, masalah, dan lingkungan yang tidak menyenangkan adalah sebagian dari skenario Allah SWT dalam membina diri kita.
Jangan hiraukan opini negatif Anda, bentuklah kebiasaan beraksi agresif dan positif terhadap ancaman, masalah, dan kegagalan. Fokuskan diri Anda pada sasaran akhirnya, terlepas apapun yang terjadi saat ini.
Jika sikap kita benar, pengalaman mengecewakan akan memberikan hikmah yang membuat kita bahagia.
Mari kita sama-sama belajar kepada pengalaman. Bukan saja pengalaman diri kita saja, tetapi kita juga bisa belajar pada pengalaman orang lain. Pengalaman adalah guru yang bijak.
Ketekunan dan kesabaran jika digabungkan menjadi modal yang sangat besar untuk meraih sukses.
Keberhasilan Anda adalah ditentukan oleh Anda sendiri dan takdir Allah SWT. Bukan oleh orang lain.
Ketimbang tersinggung dengan ejekan dan kritikan, akan lebih baik jika kita malah mengambil manfaatnya. Kadang ejekan dari musuh lebih jujur dari pada pujian seorang teman.
Para pemenang mangambil tanggung jawab terhadap hidupnya. Mereka tidak pernah menyalahkan orang lain atau pun lingkungan. Mereka tidak suka mencari-cari alasan terhadap kegagalan mereka.
Dengan hidup di atas garis, kita tidak akan mandeg dengan alasan kondisi atau apa pun yang terjadi pada diri kita. Hidup kita akan lebih hidup. Kita akan bergairah dan memiliki determinasi yang tinggi dalam mencapai cita-cita kita.
Orang yang biasa berdalih tidak akan mengambil pelajaran dari kesalahan dan kegagalan, kerena dia sudah siap untuk berdalih lagi.
Tidak akan ada keberhasilan tanpa tindakan. Tidak akan tindakan tanpa keberanian. Jadi tidak akan keberhasilan tanpa keberanian. Sukses sejalan dengan keberanian.
Jika wawasan Anda akan semakin luas, Anda akan menemukan jalan-jalan baru untuk meraih sukses. Insya Allah dalam waktu yang tidak lama ketakutan pada diri Anda akan hilang.
Jangan takut menambah saingan dengan membina orang lain, rezeki Allah begitu melimpah di bumi ini. Dan Allah telah menetapkan rezeki bagi setiap makhluk-Nya bahkan hewan melata sekalipun.
Ketakutan-ketakutan akan membatasi Anda untuk melakukan berbagai hal yang sangat berarti bagi Anda.
Mulailah sekarang juga untuk melangkah, menuju tujuan Anda meskipun selangkah demi selangkah tetapi akan membawa Anda ke tujuan, asal arah yang Anda tempuh benar.
Mimpi memang sangat perlu untuk memelihara gairah hidup dan kemajuan, tetapi mimpi tanpa disertai tindakan hanyalah seperti pepesan kosong belaka.
Aplikasi atau tindakanlah yang membuat orang sukses, tentu saja setelah mimpi yang tinggi dan ilmu yang mencukupi.
Bagaimanapun mimpi yang bernilai tinggi otomatis memerlukan pengorbanan yang tinggi pula dan kerja yang terfokus.
Diam tidak pasti, bertindak tidak pasti, kalau begitu mendingan kita bertindak.
Semakin berkerja keras kita, semakin beruntung kita. Apalagi jika niat kita lurus, tidak ada kerja keras kita yang sia-sia. Allah Mahatahu, sehingga pasti akan tahu apa yang terbaik bagi kita, termasuk mungkin kita harus lebih banyak berusaha.
Sedetik waktu terlewat, tidak akan pernah bisa kembali. Maka jangan sia-siakan waktu yang kita miliki.
Sesungguhnya waktu adalah hidup, dan hidup sendiri adalah menjalani waktu. Sejauh mana Anda menghargai waktu, berarti sejauh itulah Anda menghargai hidup Anda.
Bekerjalah sebaik mungkin, pikirkan berbagai kemungkinan yang terjadi, sehingga jika kemungkinan tersebut datang kita sudah siap. Bisa saja esok akan lebih sulit.
Ketidakpastian selalu menyertai kita, jangan lari, percuma. Yang perlu dilakukan ialah gunakanlah kreatifitas Anda untuk mencari solusi-solusi baru dan tetaplah semangat untuk
mengaplikasikan solusi-solusi tersebut.
Mungkin saja setiap masalah dan tantangan yang kita anggap sulit itu masih ada solusinya, namun belum terpikirkan oleh kita.
Hindarilah membatasi diri Anda, pikiran-pikiran Anda, atau mimpi-mimpi Anda, sebab, apa yang kita lakukan atau apa yang kita buat esok hari tidak pernah terpikirkan hari ini.
Manusia sudah diberi kemampuan untuk berkreasi.
Tidak ada waktu yang lebih baik selain sekarang untuk memulai hidup yang baik. Anda tidak perlu untuk menciptakan ulang kehidupan anda di waktu yang sudah lewat. Mulailah meskipun hanya dengan satu langkah, yang penting anda memulai, jangan ditunda untuk besok.
Jika Anda ingin beruntung, persiapkan diri Anda dengan membina sikap Anda dan membekali diri dengan berbagai keterampilan yang memadai.
Anak bebek akan bertingkah seperti ayam saat menganggap dirinya ayam. Sebaliknya anak bebek bertingkah laku sebagai mana bebek lainnya saat dia sadar kalau dia itu bebek. Fenomena ini juga berlaku pada manusia, dia akan bertingkah sesuai dengan anggapan pada dirinya sendiri.
Sekali kita underestimate terhadap diri sendiri, kita akan rugi, karena potensi kita akan terkungkung oleh batas yang terlalu sempit dibandingkan dengan batas yang sebenarnya.
Cacat atau kekurangan lainnya mem ang akan membatasi kebebasan kita di suatu sisi. Namun kebebasan itu banyak dan bermacam-macam, jika salah satu kebebasan kita terpenjara,
kita masih bisa mencari kebebasan yang lainnya.
Jangan menganggap diri kita tidak mampu sebelum mencoba, belajar, dan berlatih.
Kita memiliki keunikan masing-masing yang dapat menjadi keunggulan kita masing-masing.
Jika Anda belum merasa memiliki keunggulan saat ini, mungkin Anda belum memiliki semangat yang tinggi dan motivasi yang kuat dalam rangka menggali potensi Anda. Untuk meraih keunggulan lebih tinggi kita memerlukan bantuan orang lain.
Dalam mengahadapi perubahan dan untuk menjadi manusia unggul ada satu jalan yang tidak boleh tidak harus kita lakukan, yaitu selalu memperbaiki diri terus-menerus.
Allah SWT memerintahkan kita untuk mau berpikir tentang penciptaan-Nya yang begitu menakjubkan, rumit, dan kompleks. Namun semua itu telah Allah SWT tundukan untuk kita. Ini sebagai tanda bahwa manusia memiliki kemampuan (dari Allah) untuk menundukan apa yang ada di langit dan di bumi.
Mengevaluasi apa yang kita lakukan dan semua pencapaian kita. Apapun hasilnya akan menjadi fondasi kuat untuk kehidupan kita dimasa mendatang yang lebih baik.
Gairah adalah salah satu elemen pokok yang meringankan upaya dan mengubah kegiatan-kegiatan yang biasa-biasa saja menjadi suatu pekerjaan yang dapat dinikmati.
Semakin besar “Mengapa” Anda akan semakin besar energi yang mendorong Anda untuk meraih sukses.
Mimpi tidak hanya membantu Anda berhadapan dengan kegagalan, tetapi mereka juga memotivasi Anda secara konstan.
Mimpi masa kini adalah kenyataan hari esok.
Anda bisa, jika Anda berpikir bisa, selama akal mengatakan bisa. Batasan apakah sesuatu masuk akal atau tidak, kita lihat saja orang lain, jika orang lain telah melakukannya atau telah mencapai impiannya, maka impian tersebut adalah masuk akal.
Menuliskan tujuan akan sangat membantu dalam menjaga alasan melakukan sesuatu.
Apakah kita bisa untuk mengemban misi kita? Insya Allah kita bisa, karena Allah Mahatahu, Allah tahu sampai dimana potensi dan kemampuan kita. Jika kita tidak merasa mampu berarti kita belum benar-benar mengoptimalkan potensi kita.
Jika target obsesi itu baik, maka memiliki obsesi bukan hanya baik, tetapi harus. Karena motivasi dari sebuah obsesi sangat kuat.
Untuk menjadi sukses, Anda harus memutuskan dengan tepat apa yang Anda inginkan, tuliskan dan kemudian buatlah sebuah rencana untuk mencapainya.
Bisakah kita meraih sukses yang lebih besar lagi?
Merumuskan Visi dan Misi adalah salah satu bentuk dalam mengambil keputusan, bahkan pengambilan keputusan yang cukup fundamental. Visi dan Misi Anda akan menjiwai segala
gerak dan tindakan di masa datang.
Jangan takut dengan gagalnya meraih visi, kegagalan meraih visi sebenarnya bukan suatu kegagalan, tetapi merupakan keberhasilan yang Anda tempuh meski tidak sepenuhnya.
Visi itulah yang akan menuntun perjalanan hidup Anda.
Menciptakan kebiasaan baru adalah salah satu dari kunci sukses. Jika anda ingin sukses Anda harus mulai menciptakan kebiasaan-kebiasaan yang akan membawa Anda kepada kesuksesan.
Jika Anda ingin menang— dalam bisnis, karir, pendidikan, olah raga, dsb— maka Anda harus memiliki kebiasaan-kebiasaan seorang pemenang pula.
Jika Anda ingin suatu kehidupan yang berbeda, buatlah keputusan yang berbeda juga.
Tengoklah kembali perjalanan Anda saat ini, akan menuju kemana? Apakah ke arah yang lebih baik, atau ke arah yang lebih buruk, atau tetap saja seperti saat ini? Tetapkanlah sebuah putusan dan jalanilah menuju konsekuensinya.
Potensial pilihan Anda begitu melimpah, keputusan Anda dapat saja merubah hidup Anda secara dramatis dalam waktu singkat.
Hanya satu motivasi yang ada, yaitu Allah. Adapun motivasi lainnya harus dalam rangka “karena dan/atau untuk” Allah.
Cinta terbesar dan cinta hakiki bagi orang yang beriman ialah cinta kepada Allah. Sehingga cinta kepada Allah-lah yang seharusnya menjadi motivator terbesar dan tidak terbatas.
Sukses yang sudah Anda alami di masa lalu akan membantu untuk memotivasi Anda di masa yang akan datang.
Jika Allah yang menjadi tujuan, kenapa harus dikalahkan oleh rintangan-rintangan yang kecil di hadapan Allah? Jika mencari nafkah merupakan ibadah, semakin kerja keras kita, insya Allah semakin besar pahala yang akan diberikan oleh Allah. Jika nafkah yang didapat merupakan bekal untuk beribadah, maka semakin banyak nafkah yang didapat, semakin banyak ibadah yang bisa dilakukan.
Uang + Ahklaqul Karimah akan menjadi modal yang sangat berharga baik untuk Anda sendiri, maupun untuk kemajuan Umat Islam. Kejarlah keduanya.
Jika niat sudah terpancang karena Allah, tidak akan ada halangan yang bisa menghentikan seseorang melakukan sesuatu. Niat karena Allah ialah motivator yang utama dan seharusnya menjadi satu-satunya motivator kita.
Jangan sampai kita terlena untuk memenuhi kekayaan duniawi yang sifatnya hanya sementara saja, hingga kita lupa akan tugas kita yang sesungguhnya di dunia ini yaitu mengumpulkan perbekalan untuk menuju kampung akhirat yang kekal. Jadi perkayalah diri Anda baik dengan materi maupun dengan ruhani, dan bagikan kekayaan tersebut kepada orang-orang yang ada disekitar Anda, terutama yang lebih membutuhkan.
Ada peluang dan ancaman dibalik harta yang kita miliki.
Tindakan kita akan mengacu kepada apa yang ada dalam pikiran kita.
Jangan terpaku dengan asumsi dan persepsi sendiri, karena bisa salah. Cobalah mulai membuka pikiran Anda terhadap pikiran orang lain, tentu saja dengan filter nilai-nilai yang Anda anut.
Seperti perkelahian orang yang kecil dengan orang yang besar, jika mengadu tenaga atau kekuatan tentu saja si kecil akan kalah, tetapi dengan kecerdikan, si besar bisa dikalahkan.
Sudahkah Anda melihat dan meneliti apa yang sudah Anda lakukan dan membuat rencana ke depan agar lebih baik?
Proyek besar tidak bisa diselesaikan sekaligus, tetapi harus dibagi-bagi kebagian yang kecil dan dapat dikendalikan.
Anda hanya memerlukan rencana yang sederhana dan tetap sederhana, yang penting Anda konsisten menjalankannya.
Dua hal yang perlu Anda ketahui sebelum memulai bisnis, pertama ketahuilah bahwa bisnis itu tidak mudah, kedua bekali diri Anda dengan sikap dan keterampilan yang memadai. Tetapi yakinlah bahwa Anda bisa.
Rencana adalah jembatan menuju mimpimu, jika tidak membuat rencana berarti tidak memiliki pijakan langkahmu menuju apa yang kamu cita-citakan.
Putuskan apa yang Anda inginkan, kemudian tulislah sebuah rencana, maka Anda akan menemukan kehidupan yang lebih mudah dibanding dengan sebelumnya.
Rencana memberikan arah langkah Anda.
Kunci pengelolaan waktu yang efektif: mengeset prioritas dan konsentrasi pada satu pekerjaan pada satu waktu.
Untuk mencapai puncak, Anda harus melalui anak tangga dan terus menerus naik, maka Anda akan mencapai puncak yang Anda inginkan.
Jika sukses merupakan akibat, tentu saja ada sebabnya. Jadi langkah pertama jika Anda ingin sukses ialah dengan mengetahui terlebih dahulu sebab-sebab yang membuat orang lain sukses.
Apa yang membedakan Anda dengan orang lain yang sukses? Jawabannya karena Anda tidak mengerjakan apa yang orang sukses kerjakan.
Segala sesuatu yang kita kejar selalu menuntut bayaran. Hal yang paling umum yang diperlukan saat mengejar cita-cita ialah mengganggu zona nyaman.
Suatu saat mungkin Anda merasa dunia ini bau terasi, kemana pun Anda pergi bau terasi selalu tercium. Sebelum Anda memutuskan bahwa dunia ini penuh dengan terasi, periksalah diri Anda mungkin ada terasi pada kumis atau pakaian Anda.
Untuk mengubah sikap, ternyata tergantung pada diri Anda sendiri.
Menghilangkan sifat dengki pada diri kita akan membantu kita menuju kesuksesan baik dunia maupun akhirat.
Dengan disiplin bukan saja kita tidak mendapatkan sangsi, tetapi dengan disiplin kita akan meraih sukses, terhindar (insya Allah) dari kecelakaan, dan disiplin juga adalah ibadah.
Bermimpilah, buatlah tujuan dari mimpi Anda, buatlah rencana, lakukan rencana, dan capailah mimpi Anda.
Mungkin saja di tempat lain rezeki Anda sudah menunggu.
Jika Anda mempunyai misi mulia, jangan takut untuk gagal, bukan hasil yang akan dinilai, tetapi usaha Anda untuk mencapainya.
Jika kegagalan menghampiri Anda bukan berarti Anda harus menyerah, tetapi cari jalan lain, kemudian kerjakan lagi. Sekali lagi, jangan cepat menyerah.
Menyerah adalah salah satu cara untuk gagal.
Jangan lupakan kegagalan, tetapi ambilah hikmahnya.
Lupakan kekecewaan, karena harapan dimasa depan masih terbentang luas dan begitu cerah.
Jika sudah tidak ada harapan, cobalah jalan yang lain. Masih banyak jalan lain yang bisa membawa Anda menuju kesuksesan.
Anda telah mendapatkan sesuatu yang berharga pada kegagalan sebelumnya, sehingga kini Anda telah lebih bijaksana, lebih berpengalaman, dan lebih terampil.
Diantara ribuan peluang dan kesempatan, di sana ada kesuksesan, namun dikelilingi dengan kegagalan. Ambil kesempatan dan peluang tersebut, biarkan Anda gagal dalam proses menemukan kesuksesan tersebut.
Setiap kegagalan yang Anda buat adalah anak tangga Anda menuju puncak, yaitu sukses. Setiap kegagalan yang Anda temukan, memberikan arah yang jelas menuju sukses.
Kegagalan:
* dapat memberikan kekuatan
* ladang mendapatkan pahala
* dapat menggali potensi Anda
* mengembangkan kreatifitas Anda.
Apabila apa yang sudah Anda rencanakan dan Anda mimpikan tidak terwujud dengan sukses, maka langkah yang paling baik Anda ambil adalah bertawakal pada Allah SWT
Jadi, berharaplah banyak, tetapi jangan kecewa jika gagal.
Kecewa atau tidak, semua tergantung Anda, tergantung bagaimana Anda menyikapi kegagalan. Berharap sedikit hanya akan menghambat Anda mengoptimalkan potensi Anda.
Lebih banyak Anda mencoba, akan mendekatkan Anda kepada sukses, meskipun Anda akan mengalami banyak kegagalan.
Namun cuma itulah yang kita diperlukan, karena kita sering tidak tahu mana yang akan berhasil.
Kebahagian yang didapatkan oleh orang yang menghindari kekecewaan adalah kebahagian yang semu, dia bukan bahagia tetapi hanya tidak kecewa saja.
Banyak perusahaan yang dimulai dengan modal besar bangkrut, sebaliknya bisnis dengan modal kecil banyak yang berhasil. Jadi bukan uang yang menentukan keberhasilan Anda!
Ubahlah sudut pandang Anda terhadap kegagalan, maka Anda tidak akan kecewa terhadap kegagalan yang Anda alami, setidaknya kekecewaan Anda akan sedikit atau sementara saja.
Allah SWT mungkin memberikan ujian berupa kegagalan dan kehilangan kepada kita untuk mengajarkan hikmah kepada kita.
Mungkin, kegagalan, masalah, dan lingkungan yang tidak menyenangkan adalah sebagian dari skenario Allah SWT dalam membina diri kita.
Jangan hiraukan opini negatif Anda, bentuklah kebiasaan beraksi agresif dan positif terhadap ancaman, masalah, dan kegagalan. Fokuskan diri Anda pada sasaran akhirnya, terlepas apapun yang terjadi saat ini.
Jika sikap kita benar, pengalaman mengecewakan akan memberikan hikmah yang membuat kita bahagia.
Mari kita sama-sama belajar kepada pengalaman. Bukan saja pengalaman diri kita saja, tetapi kita juga bisa belajar pada pengalaman orang lain. Pengalaman adalah guru yang bijak.
Ketekunan dan kesabaran jika digabungkan menjadi modal yang sangat besar untuk meraih sukses.
Keberhasilan Anda adalah ditentukan oleh Anda sendiri dan takdir Allah SWT. Bukan oleh orang lain.
Ketimbang tersinggung dengan ejekan dan kritikan, akan lebih baik jika kita malah mengambil manfaatnya. Kadang ejekan dari musuh lebih jujur dari pada pujian seorang teman.
Para pemenang mangambil tanggung jawab terhadap hidupnya. Mereka tidak pernah menyalahkan orang lain atau pun lingkungan. Mereka tidak suka mencari-cari alasan terhadap kegagalan mereka.
Dengan hidup di atas garis, kita tidak akan mandeg dengan alasan kondisi atau apa pun yang terjadi pada diri kita. Hidup kita akan lebih hidup. Kita akan bergairah dan memiliki determinasi yang tinggi dalam mencapai cita-cita kita.
Orang yang biasa berdalih tidak akan mengambil pelajaran dari kesalahan dan kegagalan, kerena dia sudah siap untuk berdalih lagi.
Tidak akan ada keberhasilan tanpa tindakan. Tidak akan tindakan tanpa keberanian. Jadi tidak akan keberhasilan tanpa keberanian. Sukses sejalan dengan keberanian.
Jika wawasan Anda akan semakin luas, Anda akan menemukan jalan-jalan baru untuk meraih sukses. Insya Allah dalam waktu yang tidak lama ketakutan pada diri Anda akan hilang.
Jangan takut menambah saingan dengan membina orang lain, rezeki Allah begitu melimpah di bumi ini. Dan Allah telah menetapkan rezeki bagi setiap makhluk-Nya bahkan hewan melata sekalipun.
Ketakutan-ketakutan akan membatasi Anda untuk melakukan berbagai hal yang sangat berarti bagi Anda.
Mulailah sekarang juga untuk melangkah, menuju tujuan Anda meskipun selangkah demi selangkah tetapi akan membawa Anda ke tujuan, asal arah yang Anda tempuh benar.
Mimpi memang sangat perlu untuk memelihara gairah hidup dan kemajuan, tetapi mimpi tanpa disertai tindakan hanyalah seperti pepesan kosong belaka.
Aplikasi atau tindakanlah yang membuat orang sukses, tentu saja setelah mimpi yang tinggi dan ilmu yang mencukupi.
Bagaimanapun mimpi yang bernilai tinggi otomatis memerlukan pengorbanan yang tinggi pula dan kerja yang terfokus.
Diam tidak pasti, bertindak tidak pasti, kalau begitu mendingan kita bertindak.
Semakin berkerja keras kita, semakin beruntung kita. Apalagi jika niat kita lurus, tidak ada kerja keras kita yang sia-sia. Allah Mahatahu, sehingga pasti akan tahu apa yang terbaik bagi kita, termasuk mungkin kita harus lebih banyak berusaha.
Sedetik waktu terlewat, tidak akan pernah bisa kembali. Maka jangan sia-siakan waktu yang kita miliki.
Sesungguhnya waktu adalah hidup, dan hidup sendiri adalah menjalani waktu. Sejauh mana Anda menghargai waktu, berarti sejauh itulah Anda menghargai hidup Anda.
Bekerjalah sebaik mungkin, pikirkan berbagai kemungkinan yang terjadi, sehingga jika kemungkinan tersebut datang kita sudah siap. Bisa saja esok akan lebih sulit.
Ketidakpastian selalu menyertai kita, jangan lari, percuma. Yang perlu dilakukan ialah gunakanlah kreatifitas Anda untuk mencari solusi-solusi baru dan tetaplah semangat untuk
mengaplikasikan solusi-solusi tersebut.
Mungkin saja setiap masalah dan tantangan yang kita anggap sulit itu masih ada solusinya, namun belum terpikirkan oleh kita.
Hindarilah membatasi diri Anda, pikiran-pikiran Anda, atau mimpi-mimpi Anda, sebab, apa yang kita lakukan atau apa yang kita buat esok hari tidak pernah terpikirkan hari ini.
Manusia sudah diberi kemampuan untuk berkreasi.
Tidak ada waktu yang lebih baik selain sekarang untuk memulai hidup yang baik. Anda tidak perlu untuk menciptakan ulang kehidupan anda di waktu yang sudah lewat. Mulailah meskipun hanya dengan satu langkah, yang penting anda memulai, jangan ditunda untuk besok.
Jika Anda ingin beruntung, persiapkan diri Anda dengan membina sikap Anda dan membekali diri dengan berbagai keterampilan yang memadai.
Anak bebek akan bertingkah seperti ayam saat menganggap dirinya ayam. Sebaliknya anak bebek bertingkah laku sebagai mana bebek lainnya saat dia sadar kalau dia itu bebek. Fenomena ini juga berlaku pada manusia, dia akan bertingkah sesuai dengan anggapan pada dirinya sendiri.
Sekali kita underestimate terhadap diri sendiri, kita akan rugi, karena potensi kita akan terkungkung oleh batas yang terlalu sempit dibandingkan dengan batas yang sebenarnya.
Cacat atau kekurangan lainnya mem ang akan membatasi kebebasan kita di suatu sisi. Namun kebebasan itu banyak dan bermacam-macam, jika salah satu kebebasan kita terpenjara,
kita masih bisa mencari kebebasan yang lainnya.
Jangan menganggap diri kita tidak mampu sebelum mencoba, belajar, dan berlatih.
Kita memiliki keunikan masing-masing yang dapat menjadi keunggulan kita masing-masing.
Jika Anda belum merasa memiliki keunggulan saat ini, mungkin Anda belum memiliki semangat yang tinggi dan motivasi yang kuat dalam rangka menggali potensi Anda. Untuk meraih keunggulan lebih tinggi kita memerlukan bantuan orang lain.
Dalam mengahadapi perubahan dan untuk menjadi manusia unggul ada satu jalan yang tidak boleh tidak harus kita lakukan, yaitu selalu memperbaiki diri terus-menerus.
Allah SWT memerintahkan kita untuk mau berpikir tentang penciptaan-Nya yang begitu menakjubkan, rumit, dan kompleks. Namun semua itu telah Allah SWT tundukan untuk kita. Ini sebagai tanda bahwa manusia memiliki kemampuan (dari Allah) untuk menundukan apa yang ada di langit dan di bumi.
Mengevaluasi apa yang kita lakukan dan semua pencapaian kita. Apapun hasilnya akan menjadi fondasi kuat untuk kehidupan kita dimasa mendatang yang lebih baik.
Diambil dari:
http://sdftyujklvbn.blogspot.com/2012/05/999-kata-nasihat-mutiara-bijak.html#axzz2QUezu4NA
Kamis, 11 April 2013
Takkan Lari Rezeki Dikejar
Ini kisah ruhani
dari seorang sopir angkot, mikrolet. Sudah sehari penuh ia berkeliling kota
mencari penumpang. Dari satu terminal ke terminal lain yang jaraknya lebih dari
5 km itu penumpangnya yang nyangkut tidak lebih dari satu dua orang. Ia mengeluh karena bahan
bakarnya makin susut, sementara uang setoran juga belum ia dapatkan. Setengah
furstasi, ia memutuskan untuk menghentikan kendaraanya di tengah perjalanan,
sambil melepas lelah.
Tanpa disangkanya
sama sekali serombongan orang mendekatinya dan bermaksud mencarter menuju ke
suatu tempat. Sesampai di sana, sekumpulan orang yang sama telah menunggunya
dengan sedikit berceloteh. "Kenapa sih bang, kok lama sekali," kata
salah seorang di antara mereka yang
telah merasa penat menunggu angkutan yang juga tak kunjung muncul. Pak sopir
masih belum bisa menjawab selain dengan untaian senyum demi senyum. Rasa lelah
yang membalut seluruh persendiannya seperti sirna seketika.
Itulah rezeki.
Kedatangan dan kepergiannya sering sulit sekali untuk dipahami. Ketika datang
ia mengalir begitu deras laksana air bah
yang datang melimpah. Membendungnya bahkan terasa sulit. Bergerak sedikit saja,
dengan melakukan pekerjaan yang tidak berbilang memakan banyak energi dan
pikiran, semuanya serba menghasilkan
uang. Ibarat orang berjalan, baru bergerak sedikit ke depan keuntungan didapatkan, bergeser
sedikit ke kanan laba sudah menunggu. Begitu pula ketika menoleh ke kiri di
sana yang ada rezeki melulu.
Sebaliknya, bila
Allah menghendaki menutup kran rezeki itu, meskipun kerja keras sudah kita
lakukan sedemikian rupa, badan terasa pegal semua, otot-otot menjadi linu,
tulang-tulang terasa ngilu dan otakpun
sangat amat lelahnya, rezeki yang ditunggu-tunggu mengalir hanya satu dua saja.
Tidak cuma itu. Allah juga masih menguji dengan tambahan ujian yang lain
dengan sakitnya keluarga, kehilangan,
dan bentuk musibah lainnya.
Nabi menghapuskan
semua pikiran yang menganggap hina terhadap orang yang bekerja. Bahkan beliau
sangat menganjurkan sahabat-sahabatnya untuk bekerja apa saja agar dirinya
tidak menggantungkan keperluannya kepada orang lain. Pesan Nabi justru agar
kita tidak menjadi rendah diri dengan jalan berusaha. Agar kita punya martabat. "Sesungguhnya seseorang yang membawa tali, kemudian ia membawa
seikat kayu di punggungnya lantas dijualnya, maka dengan itu Allah menjaga
dirinya, adalah lebih baik daripada meminta-minta kepada orang lain, baik mereka yang diminta
memberi atau menolaknya." (HR. Bukhari dan Muslim)
Banyak ragam
jenis pekerjaan di dunia ini. Manusia tinggal
memilih dan melakukannya sesuai dengan kemampuannya. Berdagang, menjadi
pegawai ataupun karyawan bukanlah pekerjaan hina, selama pekerjaan tersebut tidak dipenuhi dengan cara
yang haram, membantu perbuatan haram, atau bersekutu dengan haram. Bercocok
tanam juga pekerjaan mulia. Sembari menunggu keuntungan kita bahkan
dapat bersedekah,
seperti yang disampaikan Rasulullah, "Tidak seorang muslimpun yang menanam
tanaman atau menaburkan benih, kemudian dimakan oleh burung atau manusia,
melainkan dia itu baginya merupakan
sedekah." (HR. Bukhari dan Muslim)
Jika demikian
halnya tidak dibenarkan kalau kita menggenggam tangan dan berasyik-asyik dengan
kemalasan. Kaum muslimin semestinya tampil sebagai orang yang paling sibuk di
lingkungannya di mana dia tinggal dan bekerja. Tidak tampil justru dengan
format yang sebaliknya.
Kita punya
motivasi hidup yang berlandaskan kemuliaan. Agar dalam hidup ini tidak ada
celah yang dibiarkan kosong karena
pengangguran. Setiap saat irama hidup yang dijalani termotivasi oleh
program pengabdian. Termasuk di dalamnya adalah berusaha dan bekerja keras secara maksimal.
Rasulullah
membenci para penganggur, karena bukan saja membuat pemandangan tidak indah,
tapi akan membuat hati menjadi keras keji dan membeku. Sabdanya, "Al-bathaalatu tuqassil-qalba, penggaguran
menyebabkan hati menjadi keras." (HR. Asy-Syihaab)
Tuhan tidak akan
pernah terlambat dalam memberi jatah rezeki kepada hamba-Nya. Ia tidak akan
pernah lalai dalam memberikan bekal-bekal kehidupan kepada kekasih-Nya. Itu
semua karena kehadiran semua makhluk di
muka bumi ini adalah bukan karena kehendak mereka, melainkan karena
kehendak-Nya dan karena
ke-Mahabesaran-Nya.
Bumi yang luas
ini bukan saja gudangnya pekerjaan tapi juga wadahnya rezeki untuk manusia
melangsungkan kehidupannya. Rezeki akan habis bila jatah hidup manusia yang
Allah berikan juga telah habis masanya.
Kran karunia-Nya akan dihentikan seiring dengan habisnya masa pengabdian
makhluk kepada Sang Pencipta. Jumlah jatah napasnya seimbang dengan jatah
rezekinya. Itulah ke-Mahaadilan Allah yang diberikan kepada setiap
makhluk-Nya.
Rasulullah saw
bersabda, "Sesungguhnya Ruhul Qudus
(malaikat Jibril) membisikkan ke dalam benakku bahwa jiwanya tidak akan wafat
sebelum lengkap dan sempurna rezekinya. Karena itu hendaklah kamu bertaqwa kepada
Allah dan memperbaiki mata pencahariaanmu. Apabila datangnya rezeki itu
terlambat, janganlah kamu memburunya dengan jalan bermaksiat kepada Allah,
karena apa yang ada di sisi Allah hanya bisa diraih dengan ketaatan
kepada-Nya." (HR. Abu Dzar dan al Hakim).
Diambil dari
Buletin Al-Qalam, Terbitan Pesantren Hidayatullah Surabaya
Senin, 08 April 2013
Tentang Perpisahan
Tentang Perpisahan
Seseorang pernah berkata, “Aku tak merasa sedih hati ketika berpisah
dengan seseorang, saya hanya akan sedih saat ia tak ingat diriku lagi
ketika bertemuku kembali.”
Jean Paul Ritcher mengatakan, “Perasaan manusia itu selalu murni dan bercahaya pada saat jam-jam pertemuan dan perpisahan.”
Pujangga menuliskan kata kata indah, “Betapa beruntungnya seorang yang
sulit sekali mengucapkan salam perpisahan. Ia pasti memiliki seseorang
yang sangat ia cintai.”
Seseorang pernah mengungkapkan, “Perpisahan bukan berarti kalian tidak akan bertemu kembali; perpisahan hanyalah nasihat agar kalian tetap akrab saat bertemu kembali.”
Sang penyair menuliskan kata kata indah, “Perpisahan tidak akan memiliki arti jika kita lupa ketika kita bertemu kembali.”
George Eliot berkata, “Hanya penderitaan ketika berpisah yang dapat membuat kita mengetahui kedalaman cinta.”
Do'a seorang anak untuk orang tuanya yang sudah meninggal dunia, "Ya
Tuhan ampunilah orang tuaku, berikanlah rahmat-Mu padanya,
sembunyikanlah aib-aibnya, tidak ada do'a yang terkabul kecuali dengan
izin Engkau; karena hanya Engkaulah Yang Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang."
Kay Knudsen mengungkapkan kata mencintai yang indah, “Cinta itu merindukan seseorang ketika kalian terpisah; tapi terkadang mencintai itu menghangatkan sanubari karena kalian saling dekat di hati.”
Sahabat yang ditinggalkan sahabatnya mengucapkan salam perpisahan,
"Sahabat, selamat jalan semoga sampai tujuan dengan selamat dan tetap
sehat; jika nanti kau kembali, biarkanlah saya tersenyum seperti dulu
lagi; namun jika kau tak kembali, pasti saya akan menjemputmu dan
menemanimu di tempat baru yang kau singgahi."
Tryon Edwards mengatakan, “Setiap perpisahan adalah bentuk mini neraka seperti halnya setiap pertemuan adalah salah satu jenis surga.” Orang bijak bilang, "Perpisahan sendiri tak akan pernah rela berpisah jika kau tak tegar dan tabah; ucapkanlah selamat jalan, dan berdo'alah semoga dapat diberi kesempatan bertemu kembali."
Helen Rowland berkata, “Seorang pria tak pernah tahu BAGAIMANA
mengucapkan selamat tinggal; dan seorang wanita tak pernah tahu KAPAN
mengatakannya.”
Alfred De Musset pernah mengungkapkan, “Kembali bertemu dapat membuat seseorang mencintai perpisahan.” Seseorang berkata, “Berpisah dengan seseorang itu tidaklah menyakitkan kecuali jika kau tak dapat menyapanya lagi.”
Seseorang pernah mengatakan, “Jangan menangis, karena ini sudah berlalu.
Tersenyumlah karena perpisahan sudah terjadi. Berdo’alah semua dapat
baik-baik saja selanjutnya . Perpisahan adalah anugerah jika kau
memahaminya.”
Pujangga menuliskan, "Perpisahan bukan untuk dikenang atau malah ditangisi; perpisahan itu untuk dilewatkan; karena bagaimanapun juga perpisahan adalah awal perjalanan hidup yang panjang."
lihat laman asli : http://katakatamutiarasemua.blogspot.com/2012/11/kumpulan-kata-kata-mutiara-perpisahan.html
Selasa, 02 April 2013
Langganan:
Postingan (Atom)
